Latest Updates
Showing posts with label Inspirasi Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Inspirasi Bisnis. Show all posts

Berbagai Cara Investasi Untuk Bekal Pensiun

Berbagai Cara Investasi Untuk Bekal Pensiun
Banyak orang yang kurang mempersiapkan masa pensiunnya, karena menganggap bahwa masa pensiun adalah masa yang masih cukup lama. Jika kadang kala kita masih bingung menentukan kemana dana kita investasikan untuk persiapan pensiun.

Berikut berbagai pilihan investasi yang bisa kita pilih sesuai dengan portofolio dan juga keuntungan dan kerugian masing-masing investasi.

Investasi pada Properti
Keuntungan : Salah satu yang menjadi keuntungan investasi pada sektor properti adalah besarnya kenaikan nilai investasi terutama jika kita memiliki properti pada daerah yang berkembang. Walaupun tentu saja tidak selalu seperti itu. Jika selain itu bisa sekalian kita gunakan baik sebagai tempat tinggal (rumah dan apartemen) maupun sebagai ruang usaha.

Kerugian : Tentu saja tidak mudah menjual properti. Saat butuh uang, tidak bisa begitu saja Anda cairkan menjadi dana tunai, sehingga harus menunggu pembeli dulu.

Investasi dengan Emas
Keuntungan : Investasi dengan emas saat ini mulai banyak dilirik oleh kalangan kelas menengah dengan alasan karena nilainya yang cenderung naik dari tahun ke tahun. (walaupun juga seringkali turun). Bagi beberapa orang, banyak yang memasukkan emas bukan sebagai nilai investasi tetapi penjaga harta. Maksudnya, jika saat ini Anda membeli emas 10gram seharga 5jutaan, maka di masa akan datang, nilai 10gram akan tetap sama. Keuntungan emas lainnya adalah sifat liquid yang bisa Anda jual dengan mudah saat membutuhkan uang.

Kekurangan : Anda harus menyimpan emas anda dengan baik. Jika tidak memiliki rumah yang aman, Anda harus menyewa safe deposit box.

Berinvestasi dengan Saham
Keuntungan : Nilai saham sangat tergantung dengan kinerja perusahan dari saham yang kita beli. Ini tentu saja membuat banyak orang yang berniat membeli saham harus memahami dengan baik kinerja dari saham yang dibelinya.  Seperti pada investasi dengan emas, saham juga mudah dijual, hanya saja nilai returnnya lebih tinggi tetapi juga memiliki resiko yang tinggi

Kerugian :Investasi ini hanya cocok untuk Anda yang berniat investasi jangka panjang. Jika berniat pensiun dimasa lebih dari 10 tahun lagi, Anda bisa melirik investasi dengan saham.

Investasi Dengan Reksadana
Bila Anda ingin berinvestasi mirip dengan saham tetapi dengan setoran yang kecil, Anda bisa menggunakan reksadana. Nantinya Anda bisa memilih reksadana saham yang akan dikelola oleh manager investasi. Dibanding dengan saham, reksadana saham resikonya sedikit lebih rendah karena biasanya dana Anda akan dimasukkan pada saham-saham pilihan.
Investasi reksadana juga mudah dijual kapan saja Anda membutuhkan uang. Biasanya proses penjualan berkisar 2-3 hari. 

Investasi pada Deposito
Banyak orang yang memilih investasi ini karena alasan simpel walaupun nilainya memang tergolong kecil. Biasanya deposito berkisar 1-2 tahun.

Investasi melalui Obligasi
Obligasi juga termasuk investasi yang cukup aman terutama jika kita memilih membeli obligasi pemerintah semisal ORI. Sedangkan obligasi korporasi bisa beresiko gagal bayar. 

3 Ciri Konsumen Masa Depan Indonesia

3 Ciri Konsumen Masa Depan Indonesia
Untuk memenangi persaingan bisnis masa depan, maka seorang pebisnis tentu harus mengetahui karakter konsumennya. Karakter konsumen ini tentu saja akan terus berubah-ubah sesuai dengan jamannya.

Memasuki era digital, konsumen kita tentu saja juga turut berubah. Lalu seperti apa ciri konsumen Indonesia di masa depan? Sandiaga Uno dalam sebuah bincang-bincang bisnis dPreneur mengungkapkan bahwa paling tidak ada 3 ciri konsumen masa depan Indonesia.

Saya tertarik untuk melihat tiga ciri konsumen masa depan Indonesia dikaitkan dengan pelaku bisnis online. Sehingga pebisnis online bisa mengetahui hal apa yang sebaiknya mereka lakukan seiring dengan semakin berubahnya pola konsumen kita.

1. Ingin mendapatkan pelayanan cepat
Konsumen kita di masa depan membutuhkan pelayanan cepat. Makanya produsen dituntut harus mampu menyediakan produk yang bisa diakses konsumen dengan cepat. Bagi pebisnis online, tentu saja harus mampu menyediakan webiste yang bisa diakses dengan cepat. Jika fitur-fitur yang ada diwebsite harus mampu ditemukan dengan cepat oleh konsumen.

Dan yang tak bisa dilupakan juga adalah pentingnya pelayanan yang cepat. Jika perlu, pebisnis online sudah harus masuk ke tahap menyediakan costumer service khusus untuk menghandle berbagai keinginan konsumen.

2. Semakin Kritis
Konsumen kita semakin hari semakin kritis. Mereka akan menyuarakan ketaksukaan/kesukaan mereka kepada produk kita melalui berbagai hal. Tidak hanya dari mulut ke mulut tetapi juga menggunakan berbagai saluran social media yang semakin banyak.
Ini tentu menjadi tantangan baru bagi para pebisnis untuk bisa memanfaatkan hal ini, dan menjawab tantangan konsumen di era social media.

Pebisnis online harus juga berada di sosial media dan membangun komunikasi dua orang. Ini penting karena tidak sedikit pebisnis online yang hanya menjadikan sosial media sebagai tempat untuk mengiklankan produk saja, tidak untuk menghandle komplain. Komplain dari konsumen yang tidak memiliki saluran penyampaian cenderung akan menjadi bola liar di sosial media.

3. Memiliki tingkat mobilitas tinggi. 
Ciri ketiga yang diungkapkan Sandiaga Uno adalah konsumen kita adalah konsumen yang memiliki mobilitas tinggi. Menurut saya, ini juga harus dijawab oleh pebisnis online. Misalnya dengan membuat website yang responsif sehingga konsumen bisa terus mengakses website kita walaupun ia sedang di jalan.

Menjual Foto Melalui Instagram

Menjual Foto Melalui Instagram
Sebuah ide bisnis dari Daniel Arnold sebenarnya bisa Anda tiru jika Anda memiliki hobby fotografi. Ditulisan sebelumnya saya sudah menulis Tips Bisnis Fotografi.

Bagian ini adalah bagian tambahan bagimana menjual hasil hobby Anda ini melalui Instagram seperti yang dilakukan oleh Daniel Arnold, seorang fotografer profesional yang kesulitan uang padahal ia memiliki banyak tunggakan pembayaran termasuk untuk membayar apartemennya.

Daniel Arnold yang memanfaatkan instagram untuk memajang fotonya yang memiliki lebih dari 1.300an follower dan telah memiliki lebih dari seribu foto yang mayoritas merupakan foto bertema human interest dari memotret aktivitas masyarakat di jalan raya.

Nah, disaat kesulitan itulah dan bertepatan dengan hari ulang tahunnya, iapun menawarkan kepada orang-orang yan ingin memiliki foto yang ada di instagramnya dengan harga $150. Bagi penikmat foto tentu saja harga ini sangat murah. Daniel Arnold yang hanya menjual fotonya sehari itu saja, berhasil mengumpulkan lebih dari 5.000 dollar. Jumlah yang fantastis.

Bagi saya, mungkin menjual foto dalam jumlah dan harga seperti itu tentu saja tergantung seberapa bagus hasil karya Anda. Tetapi ini menjadi satu bukti bahwa instagram dapat dimanfaatkan untuk menjual produk Anda. Bahkan termasuk foto.

Sukses Bisnis Segmen Remaja

Sukses Bisnis Segmen Remaja
Saat menekuni bisnis tas kanvas yang menyasar segmen Anak muda, maka hal utama yang saya pikirkan adalah bagaimana bisa mendekati pasar remaja yang sebenarnya ceruknya masih sangat besar.

Hal pertama yang saya lakukan waktu itu adalah mengikuti trend remaja. Ini memang sedikit lebih besar, karena saya tidak lagi berada pada rentang usia belasan. Maka salah satu yang saya lakukan adalah melakukan riset mengenai perilaku anak muda.

Anak Muda Senang Berbeda
 Anak muda adalah generasi yang anti mainstream. Mereka ingin terlihat berbeda dengan orang-orang--termasuk pada produk yang dikenakannya. Karena itu ketika membuat TasKanvasUnik.com saya membuat tas yang bisa dicustomize sesuai keinginan. Mereka bisa menambahkan gambar atau tulisan yang mereka kehendaki.

Merekalah yang Paling Mengenal Dunia Mereka
Saya juga melibatkan anak muda untuk menjadi reseller produk TasKanvasUnik.com, sehingga desain-desain yang muncul sesuai dengan pasar anak muda yang saya bidik. Dengan menjaring reseller dari kalangan anak muda, maka saya bisa belajar trend apa yang sedang terjadi di dunia anak muda.

Teruslah berinovasi
Sebenarnya dalam bisnis apapun inovasi adalah sebuah kebutuhan, tetapi bisnis dengan segmen remaja tentu inovasinya haruslah lebih cepat, mengingat remaja adalah generasi yang selalu mencari hal-hal baru. Jika kita gagal berinovasi, maka bisa jadi kompetitor akan menyalip posisi kita.

Nah, tiga tips tadi bisa Anda duplikasi jika memiliki produk yang menyasar segmen Anak muda.

Agar Konsumen Merasa Berharga

Agar Konsumen Merasa Berharga
Dari banyak hal yang bertebaran disampaikan oleh pemasar-pemasar online di sebuah acara kopdar online shop, saya tertarik dengan tips yang diberikan oleh mas Rosihan selaku pemilik dari Saqina.com. Sebuah tips  yang disebutnya sebagai silent marketing.

Secara sederhana, konsep ini berkebalikan dengan teknik marketing lain, yang biasanya diumumkan secara masif melalui web atau Sosmed. Promo yang menggunakan konsep silent marketing tidak. Ia hanya "dibisikkan" pada pelanggan tertentu.

Karena Pelanggan Ingin Spesial
Pelanggan mana yang tidak ingin spesial. Tidak ingin dianggap "lebih" dibandingkan pelanggan lain. Konsep silent marketing ini saya pikir memanfaatkan hal ini. Yaitu membuat pelanggan menjadi "spesial" dengan mendapat perlakuan istimewa karena ia mendapat diskon (atau hadiah) yang tidak didapatkan oleh pelanggan lainnya.

Silent marketing bukanlah hal yang baru. Silent Marketing sebenarnya sudah banyak dipraktekkan oleh toko-toko offline. Bahkan jika kita ingat, tak jarang toko-toko offline benar-benar membisikkan harga sebuah produk kepada pelanggan loyalnya agar tidak diketahui oleh pelanggan baru. Juga tentu saja agar pelanggan loyalnya menyadari betapa spesialnya ia.

Agar tak Riuh Dengan Diskon
Dalam berbagai kesempatan, banyak praktisi marketing yang menyarankan agar kita tidak mengumbar diskon terlalu sering. Dengan membuat diskon sepanjang tahun misalnya, diskon tidak lagi menjadi faktor "penarik" bagi pengunjung untuk berbelanja ditempat kita. Toh, kapanpun ia berbelanja pasti akan mendapat diskon. Diskon tidak lagi menjadi hal istimewa. Barangkali diskon yang diumbar sepanjang waktu dan kepada setiap konsumen, seperti kata "cinta" yang diumbar kepada setiap orang yang dijumpai (hehhehe). Tidak istimewa lagi. Banyak orang yang menyarankan agar diskon dibatasi waktu. Misalnya dalam rangka hari-hari tertentu. Juga dibatasi orang, salah satunya dengan silent marketing ini.

Apa yang harus dilakukan?
Jika pada penerapan marketing secara umum hal utama yang harus dilakukan adalah "kenali konsumenmu!", maka  Untuk menerapkan silent marketing salah satu kuncinya menurut saya adalah "kenali pelangganmu!" Kita harus memiliki catatan siapa saja yang termasuk layak untuk mendapatkan perlakukan istimewa ini. Untuk kita bisiki "betapa berartinya dirimu".

Pendiri Whatsapp; Potret Wirausaha Pantang Menyerah

Hari ini WhatsApp menjadi berita di banyak tempat. Memenuhi ruang-ruang sosial media. Maklum saja whatapp yang menjadi pelopor komunikasi lintas platform, melakukan transaksi yang mencengangkan. Yah, Whatsapp resmi dibeli Facebook seharga 19 miliar dollar AS (sekitar Rp 223 triliun).

Rupanya kisah ini tidak berhenti sampai di sni. Brian Acton, salah satu pendiri Whatsapp ternyata memiliki kisah yang menyemangati banyak orang. Di tahun 2009, Brian Acton pernah melamar menjadi karyawan Facebook tetapi akhirnya ditolak.

Penolakan tersebut bahkan membuatnya "galau" dan membuat status di twitter. Tetapi galaunya, Brian Acton berbeda dengan kita yang hanya bisa mengeluh. Tetapi tidak dengan Brian Acton, ia bahkan menulis, ini merupakan kesempatan bagi dia untuk bertemu dengan orang-orang luar biasa.

Dan hal tersebut dibuktikannya setahun kemudian dengan membuat Whatsapp bersama Jan Koum di Mountain View, California, AS. Apakah Brian Acton hanya mendapat penolakan Facebook? tidak, rupanya Brian Acton, juga pernah ditolak oleh Twitter. Dua raja social media yang menolak calon karyawan yang akhirnya bisa berhasil dengan platform komunikasinya sendiri.

Bagi saya, apa yang terjadi dengan Brian Acton merupakan potret sikap entrepreneur sejati. Ia tidak melihat kegagalan sebagai hal yang membatasi dirinya. Tetapi, penolakan terhadap dirinya dianggapnya sebagai peluang untuk menghadapi petualangan-petualangan baru di tempat lainnya. \

Dan itu dibuktikan dengan kesuksesannya membangun perusahannya sendiri. Whatsapp!

Sosial Media Untuk UKM

Aweber salah satu jasa penyedia layanan auresponder email telah mensurvey lebih dari 3000 pelaku UKM di seluruh dunia untuk mengecek layanan social media apakah yang paling banyak digunakan oleh pelaku UKM untuk memaksimalkan penjualan mereka.

Rupanya facebook masih menempati peringkat teratas, yaitu sekitar 70persen. Selain itu blog dengan berbagai platform juga banyak digunakan oleh pelaku UKM.

Ini tentu perlu menjadi perhatian pelaku UKM di Indonesia pada tahun 2014 nanti. Bahwa social media adalah bagian penting dari pemasaran yang tak bisa dilupakan. Yang menarik menurut saya, twitter dan google+ bersaing ketat. Ini juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan.

Layanan Google+ yang menjadi bagian dari Google, tentu saja juga akan penting artinya dalam meningkatkan munculnya halaman kita di search enggine google. Berikut secara lengkap hasil penelitian yang dilakukan oleh aWeber tersebut.

Ciri Tahapan Bisnis Yang Berkembang

Ciri Tahapan Bisnis Yang Berkembang
Dalam bisnis, sejatinya memiliki tahapan-tahapan siklus. Kita tidak bisa membangun bisnis langsung bisnis, baik bisnis berskala besar maupun bisnis berskala kecil. Bisnis memiliki berbagai tahapan, dari tahapan pra bisnis (mencari ide bisnis) hingga bisnis telah mandiri. Saat bisnis telah mandiri inilah sebenarnya prinsip "bisnis jalan - bosnya jalan-jalan" baru dapat dimulai.

Tahapan dan siklus perkembangan bisnis ini perlu disadari oleh semua pelaku bisnis, tak peduli apakah skala bisnis Anda UKM atau bisnis besar. Berikut tahapan tersebut :

1. Tahap Prabisnis - Memunculkan Ide Bisnis
Ada sangat banyak sumber dari ide bisnis, Anda bisa mengamati dari lingkungan, membaca, berdiskusi dengan orang lain. Tetapi inti paling penting anda harus memiliki ide. Inilah yang sering diungkapkan bahwa modal awal sebuah usaha itu bukan uang, tetapi ide. Ide peluang bisnis ini bisa Anda cari, bisa memanfaatkan yang sudah ada, atau bisa pula anda ciptakan peluang tersebut. Saya telah membahas hal ini di blog ini.

2. Memulai Bisnis
Satu-satunya ide bisnis yang buruk adalah ide yang tidak dijalankan. Banyak orang yang sudah punya ide besar tapi tidak menjalankan idenya. Jika ditanyakan alasannya lebih dari 1001 alasan. Padahal alasan sebenarnya bahwa ia tidak memiliki keberanian untuk mengeksekusi idenya.

3. Meningkatkan Profit
Pebisnis bukanlah mereka yang berpuas dengan hasil yang dicapai. Ide-ide seputar pemasaran dan promosi mulai diintensifkan pada tahap ini. Terus perbanyak pelanggan dan juga menjaga pelanggan yang sudah didapatkan untuk terus meningkatkan jumlah pembeliannya. Pada bagian ini, meningkatkan jumlah stock untuk meningkatkan margin keuntungan juga bisa menjadi solusi

4. Membuat Sistem
Pada langkah diawal bisnis masih membutuhkan kita. Bisnis belum berjalan secara outopilot. Agar bisnis bisa berjalan tanpa perlu kehadiran kita secara intens, maka membutuhkan sistem yang baik. Pada bagian ini jika kita mampu membangun sistem yang baik, maka kita telah bersiap membangun bisnis yang bekerja untuk kita.

5. Mengembangkan Bisnis
Pada tahap ini, sebenarnya barulah dapat dikatakan bahwa bisnis sudah benar-benar berjalan. Pada saat ini yang dibutuhkan adalah berbagai inovasi agar bisnis tidak mati. Perlu diingat bahwa di dunia bisnis jika kita tidak mampu berinovasi, maka bisnis kita bisa saja disalip oleh kompetitor-kompetitor lainnya.